1. 1.       Kondisi Infrastruktur Wilayah

Aktivitas sosial dan ekonomi Desa Kalipurwo didukung oleh sarana infrastruktur perhubungan, drainase, pertanian, pendidikan dan lain-lain.

a)      Perhubungan

Jalan memiliki fungsi yang penting dalam mendorong pertumbuhan dan perkembangan suatu wilayah. Keberadaan jalan menjadi kebutuhan mutlak untuk memfasilitasi terjadinya mobilitas orang dan barang, serta pertumbuhan ekonomi. Berdasarkan data yang tersedia, dilihat dan kondisinya, dari total panjang jalan Desa Kalipurwo 12720 m dengan rincian jalan aspal sepanjang 1900 m, jalan makadam sepanjang 2000 m, jalan plester sebanyak 900 m, jalan tanah sepanjang 7920 m. Kondisi jalan desa  dalam kondisi baik adalah sepanjang 4060 m atau  35,5 % sedangkan kondisi jalan desa  dalam kondisi rusak adalah 8210 m atau 65,5 %. Kerusakan terbanyak adalah di jalan desa tanah terutama ketika musim hujan. RPJMDesa Kalipurwo menargetkan 100% kondisi jalan baik sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Desa Kalipurwo juga dilewati oleh jalan Kabupaten sepanjang 1 Km dan Jalan Kecamatan sepanjang 3 Km.

Jumlah jembatan di Desa Kalipurwo adalah sebanyak 3 buah dan dua diantaranya dalam kondisi rusak.

b)      Tempat Sampah

Di lingkungan pasar sebelah utara tepatnya di RT 04/RW 05 tercemar limbah sampah karena tidak adanya sarana tempat sampah dan tempat pembuangan sampah. Di RT 03 RW 04  di lingkungan sekolah kekurangan infrastruktur tempat sampah.  

c)       Sumberdaya Air dan Energi Mineral

 Untuk meningkatkan produktivitas hasil bumi terutama tanaman pangan khususnya di lahan persawahan yang secara produktif ditanami padi, palawija dan kangkung sangat membutuhkan aliran irigasi. Sumber irigasi di Desa Kalipurwo   Total panjang seluruh saluran irigasi adalah 7700 m. irigasi dalam kondisi baik sepanjang 3850 m sedangkan irigasi dalam kondisi rusak sebanyak 3850 m. Dari total saluran irigasi itu dapat mengairi 60 % sawah irigasi teknis dan 26 % sawah irigasi ½ teknis.

Sumber air warga Desa Kalipurwo berupa sumur gali dan sumur bor.  Cakupan pemenuhan air bersih di Desa Kalipurwo mencapai 95 % dimusim kemarau dan 100 % dimusim hujan. Kekurangan air bersih di RT 02/ RW 01 mencakup 39 Kepala keluarga. Masalah lain terkait air bersih adalah kualiatas air bersih tersebut adalah payau. Ada 405 kepala keluarga yang sumber airnya payau sehingga memilih mengambil air disumber air yang tawar atau membeli air kemasan. Hal ini mempengaruhi tingkat konsumsi penduduk sehingga mempengaruhi tingkat kesejahteraan penduduk, dengan permasalahan ini maka upaya akses air PDAM menjadi hal yang penting.

d)      Perumahan dan Pemukiman

Perumahan dan pemukiman adalah tempat masyarakat bertempat tinggal dan merupakan tempat tumbuh kembang anak. Dengan rumah yang sehat diharapkan masyarakat Desa Kalipurwo dapat menjadi terjaga kesehatannya baik fisik maupun psikis dan dapat menjadi tempat tumbuh kembang anak yang baik. Jumlah rumah  di Desa Kalipurwo sebanyak 781 rumah yang terdiri dari 734 rumah sehat dengan jamban keluarga atau 94% dari total jumlah rumah. Rumah di Desa Kalipurwo  yang tidak memiliki 47 rumah yang tidak memiliki jamban (rumah tidak sehat) atau 6 % dari total jumlah rumah di Desa Kalipurwo.

Rumah tidak sehat sebanyak 129 rumah yang terdiri dari 119 kepala keluarga laki-laki dan 10 keluarga keluarga perempuan (janda) atau sebanyak 17% dari jumlah total rumah. Rumah tidak sehat milik janda yang berjumlah 10 orang harus diutamakan karena paling rentan terhadap kerusakan dan kesulitan untuk memperbaiki.

Terdapat dua lokasi pemakaman di Desa Kalipurwo yakni di dusun Purwogondo dan Kalideres. Di Dusun Purwogondo tanah pemakaman banyak yang berguguran dan banyak tanaman gulma yang mengganggu kehikmatan peziaroh.

e)      Drainase

Drainase adalah lengkungan atau saluran air di permukaan atau di bawah tanah, baik yang terbentuk secara alami maupun dibuat oleh manusia. Dalam bahasa Indonesia, drainase bisa merujuk pada parit di permukaan tanah atau gorong-gorong di bawah tanah. Drainase berperan penting untuk mengatur suplai air demi pencegahan banjir 

Fungsi Drainase

  1.  Single Purpose, yaitu saluran yang berfungsi mengalirkan satu jenis air buangan, misalnya air hujan saja atau jenis air buangan yang lainnya seperti limbah domestik, air limbah industri dan lain – lain.
  2. Multi Purpose, yaitu saluran yang berfungsi mengalirkan beberapa jenis air buangan baik secara bercampur maupun bergantian.

Panjang saluran drainase di Desa Kalipurwo sepanjang 5193m panjang saluran  irigasi yang rusak adalah 4155m dan membutuhkan 200m. Tingkat kerusakan drainase adalah sebanyak 79, 49% hal ini menjadikan daerah di Desa Kalipurwo menjadi daerah yang rawan banjir sehingga perbaikan drainase di Desa Kalipurwo menjadikan kebutuhan yang mendesak.

Ditulis Oleh :Admin Kalipurwo
Pada : 08 Mei 2014 17:11:12 WIB

Komentar Artikel Terkait

Post Komentar :


Nama
Alamat Email
Komentar