1. Karakteristik Wilayah

Secara administratif Desa Kalipurwo terdiri dari 3 Dusun yakni Lemangsari, Kalideres dan Purwogondo dengan luas wilayah sebesar 192 (seratus sembilan puluh dua) Hektar.

Desa Kalipurwo merupakan salah satu dari 22 Desa di Wilayah Kecamatan Kuwarasan, Kabupaten Kebumen yang terletak 1Km ke arah selatan dari kota Kecamatan dan 35 Km dari Ibukota Kabupaten. Desa Kalipurwo terletak di sebelah selatan Kabupaten Kebumen dan terletak diantara jalur selatan dan jalur utara jalan lintas provinsi. Kalipurwo bagian selatan berbatasan dengan Desa Sidodadi, Sebelah Utara dengan Desa Harjodowo sebelah barat dengan Desa Tambaksari dan Lemah Duwur, Sebelah Timur dengan Desa Purwodadi.

  1. Letak dan Kondisi Geografis

Desa Kalipurwo letaknya sangat strategis karena merupakan penghubung langsung Kecamatan Kuwarasan dengan Kecamatan Puring di sebelah selatan dan Kecamatan Buayan di sebelah barat. Desa Kalipurwo juga memiliki keterjangkauan dengan desa-desa di Kecamatan Adimulyo. Dengan kondisi tersebut Desa Kalipurwo menjadi poros ekonomi di tiga kecamatan yang berbeda. Hal ini akan terus berkembang jika dibarengi juga dengan Pengaturan tentang Tata Ruang dan Tata Wilayah.

    Iklim Desa Kalipurwo, sebagaimana desa-desa lain di wilayah Indonesia  mempunyai Iklim Kemarau dan Penghujan,  hal tersebut  mempunyai pengaruh langsung terhadap pola tanam yang ada di Desa Kalipurwo.

Dengan kondisi geografis dan iklim tropis Desa Kalipurwo dengan dua musim akan sangat baik untuk pertanian dan perikanan. Namun disisi lain karena dipengaruhi oleh gundulnya daerah resapan di utara Kabupaten Kebumen dan dataran yang rendah maka akan mengakibatkan seluruh daerah Desa Kalipurwo rawan Banjir. Selain banjir Di Desa Kalipurwo juga sering terjadi angin ribut yang beberapa kali mengakibatkan puluhan rumah warga yang rusak ringan dan beberapa rusak berat.

  1. 3.       Pola Penggunaan Lahan

Penggunaan Tanah di Desa Kalipurwo sebagian besar diperuntukan untuk Tanah Pertanian Sawah  yakni sebesar 57% sedangkan sisanya 44 % untuk Tanah kering yang merupakan bangunan dan fasilitas-fasilitas lainnya (lihat gambar VI). Walaupun ada penurunan jumlah luas tanah sebanyak 2,73%  selama tiga tahun terakhir hal itu diimbangi dengan upaya pembangunan infrastruktur dasar pertanian, perkembangan yang cukup signifikan terjadi dengan semakin bertambah luasnya sawah pertanian yang menggunakan sistem irigasi baik teknis maupun setengah teknis untuk perbandingan tersebut dapat kita lihat klasifikasi sawah berdasarkan sistem irigasi di tahun 2010 dan tahun 2012 (lih gambar I dan II).

  1. Demografi

Pertumbuhan penduduk selama Tahun 2010 sampai dengan Tahun 2012 sebesar 0,8 % (enam koma dua puluh enam persen) atau 0,42% (nol koma tujuh persen) per tahun, yaitu dari 3103 (tiga ribu seratus tiga) jiwa pada Tahun 2010 menjadi 3129 (tiga ribu seratus 29) jiwa pada Tahun 2012. 

Rata-rata pertumbuhan penduduk Desa Kalipurwo masih separuh dibandingkan dengan Kabupaten Kebumen yang sebesar 0,8 % hal ini hal yang positif dalam hal pengendalian jumlah penduduk.

TABEL  1

JUMLAH PENDUDUK DALAM KK

Rw 01

Rw 02

Rw 03

Rw 04

Rw 05

    217 KK

131 KK

212 KK

 123 KK

193 KK

Perbandingan penduduk laki-laki dengan perempuan di Kabupaten Kebumen selama periode Tahun 2010 sampai dengan tahun 2011 didominasi oleh perempuan dengan perbandingan Sex Ratio berkisar 100% (seratus satu persen) sampai dengan 90% (seratus dua persen) yang berarti jumlah laki-laki lebih banyak sekitar 10% (dua persen) dibanding jumlah wanita. Di Desa Kalipurwo perbandingan Sex Ratio berkisar 100% sampai dengan 101% yang berarti jumlah perempuan lebih banyak 1% dibandingkan jumlah laki-laki. 

Kepadatan penduduk Desa Kalipurwo tiap tahun semakin naik dikarenakan pertambahan penduduk sebesar 0,42 % tiap tahun. Kepadatan penduduk Desa Kalipurwo dapat dibedakan menjadi dua yakni kepadatan penduduk kasar dan Kepadatan penduduk netto. Kepadatan penduduk kasar adalah menghitung kepadatan penduduk dengan membagi jumlah penduduk keseluruhan dibagi luas wilayah/ha dengan tetap mengikutsertakan wilayah pertanian dalam perhitungan kepadatan tersebut.

. Kepadatan penduduk netto adalah perhitungan kepadatan penduduk dengan jumlah penduduk dibagi luas pemukiman. Hal ini akan semakin membutuhkan luas daerah pemukiman, tetapi masih sangat wajar dan tidak memerlukan penggantian lahan pertanian (sawah) menjadi pemukiman. Penggantian lahan pertanian menjadi pemukiman selama tiga tahun itu mencapa 1 % dari luas wilayah hal ini perlu penanganan dengan Perdes Tata Ruang dan Tata Wilayah yang mengatur tata guna tanah yang terencana.

                    

  1. Karakteristik Wilayah

Secara administratif Desa Kalipurwo terdiri dari 3 Dusun yakni Lemangsari, Kalideres dan Purwogondo dengan luas wilayah sebesar 192 (seratus sembilan puluh dua) Hektar.

Desa Kalipurwo merupakan salah satu dari 22 Desa di Wilayah Kecamatan Kuwarasan, Kabupaten Kebumen yang terletak 1Km ke arah selatan dari kota Kecamatan dan 35 Km dari Ibukota Kabupaten. Desa Kalipurwo terletak di sebelah selatan Kabupaten Kebumen dan terletak diantara jalur selatan dan jalur utara jalan lintas provinsi. Kalipurwo bagian selatan berbatasan dengan Desa Sidodadi, Sebelah Utara dengan Desa Harjodowo sebelah barat dengan Desa Tambaksari dan Lemah Duwur, Sebelah Timur dengan Desa Purwodadi.

  1. Letak dan Kondisi Geografis

Desa Kalipurwo letaknya sangat strategis karena merupakan penghubung langsung Kecamatan Kuwarasan dengan Kecamatan Puring di sebelah selatan dan Kecamatan Buayan di sebelah barat. Desa Kalipurwo juga memiliki keterjangkauan dengan desa-desa di Kecamatan Adimulyo. Dengan kondisi tersebut Desa Kalipurwo menjadi poros ekonomi di tiga kecamatan yang berbeda. Hal ini akan terus berkembang jika dibarengi juga dengan Pengaturan tentang Tata Ruang dan Tata Wilayah.

    Iklim Desa Kalipurwo, sebagaimana desa-desa lain di wilayah Indonesia  mempunyai Iklim Kemarau dan Penghujan,  hal tersebut  mempunyai pengaruh langsung terhadap pola tanam yang ada di Desa Kalipurwo.

Dengan kondisi geografis dan iklim tropis Desa Kalipurwo dengan dua musim akan sangat baik untuk pertanian dan perikanan. Namun disisi lain karena dipengaruhi oleh gundulnya daerah resapan di utara Kabupaten Kebumen dan dataran yang rendah maka akan mengakibatkan seluruh daerah Desa Kalipurwo rawan Banjir. Selain banjir Di Desa Kalipurwo juga sering terjadi angin ribut yang beberapa kali mengakibatkan puluhan rumah warga yang rusak ringan dan beberapa rusak berat.

Ditulis Oleh :
Pada : 29 Juli 2013 17:05:37 WIB

Komentar Artikel Terkait

Post Komentar :


Nama
Alamat Email
Komentar